Cerita, Budaya, Kita.

Pedoman Redaksi

Prinsip yang kami pegang dalam bekerja.

Riakata berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan Dewan Pers. Pedoman ini merangkum penerapannya di Riakata.

1. Akurasi dan verifikasi

Informasi diperiksa sebelum terbit. Kutipan, nama, tanggal, dan data dicek kembali, dan sumber disebutkan sejelas mungkin. Kami membedakan fakta dari opini.

2. Berita dan opini

Tulisan di kategori Opini adalah pendapat penulisnya, bukan sikap resmi redaksi. Tulisan opini diberi label yang jelas.

3. Independensi

Keputusan redaksi tidak dipengaruhi pihak lain. Bila ada konten yang disponsori, kami akan menandainya dengan jelas.

4. Hak jawab dan koreksi

Pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan berhak mengajukan hak jawab. Kami akan memuat hak jawab secara proporsional dan segera memperbaiki kesalahan yang terbukti, dengan catatan koreksi pada artikel terkait. Ajukan lewat halaman Kontak. Bila belum selesai, pengaduan dapat disampaikan ke Dewan Pers.

5. Pencabutan berita

Pencabutan hanya dilakukan karena alasan khusus, misalnya terkait keselamatan, kesusilaan, atau ketentuan hukum, dan dilakukan atas keputusan redaksi dengan penjelasan.

6. Perlindungan anak dan pihak rentan

Kami tidak menyebutkan identitas anak yang berhadapan dengan masalah, dan berhati-hati memuat foto atau cerita pihak yang rentan.

7. Hak cipta dan kredit foto

Setiap foto mencantumkan kredit dan sumbernya. Kami hanya memakai foto milik sendiri, foto berlisensi, atau yang sudah mendapat izin. Tulisan di Riakata dilindungi hak cipta; pengutipan harus menyebut sumber dan tidak mengambil seluruh isi.

8. Komentar dan data pembaca

Saat ini Riakata tidak membuka kolom komentar. Pengelolaan data pembaca dijelaskan di Kebijakan Privasi.

Kembali ke beranda